Jember (beritajatim.id) – Menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Jember Polda Jawa Timur terus menggelar berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember yang menyalurkan bantuan berupa 100 paket sembako kepada komunitas pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Jember.
Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang tahun ini mengusung semangat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat. Para pengemudi ojol dipilih sebagai penerima bantuan karena dinilai memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap para pengemudi ojol yang setiap hari bekerja melayani kebutuhan transportasi masyarakat.
Menurut AKP Bagas, komunitas ojol selama ini turut berkontribusi dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Selain itu, para pengemudi juga dinilai memiliki peran sebagai pelopor keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di jalan raya.
Penyaluran bantuan sembako tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan para pengemudi ojol sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Langkah ini juga menjadi wujud komitmen Polres Jember untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui tugas penegakan hukum dan pelayanan publik, tetapi juga lewat kegiatan sosial kemanusiaan.
AKP Bagas menegaskan bahwa semangat “Polri untuk Masyarakat” harus diwujudkan melalui tindakan konkret yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Karena itu, berbagai kegiatan sosial akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan dan sinergi antara kepolisian dengan masyarakat.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Jember berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas ojek online, dapat semakin kuat. Dengan hubungan yang harmonis tersebut, tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif untuk mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari. (aga)

